Allah Datang dan Berjalan Bersamaku

Oke guys….

Aku mau lanjutin ceritaku sebelumnya, dimana Allah datangkan bala bantuan untukku.

Kisah yang sebelumnya bisa dilihat di postingan IG… belum aku salin…😅

Pada saat itu, pihak admisi kampus segera membawa kami.

Oh iya, di kantor admisi itu, aku juga bertemu dengan seorang muslim dari Bangladesh dan Seorang hindu dari Nepal.

Ya, pihak admisi kampus segera membawa kami ke lantai dasar dan meminta kami membuat surat izin untuk tinggal di sebuah hostel kota untuk sementara waktu. Karena saat itu, kami masih belum resmi menjadi mahasiswa disana.

Terus mana peran Allah disini ?🤔

Ayo, coba tebak….😎

Ya, Allah mempertemukanku dengan orang dari Bangladesh itu dan seorang lagi dari nepal.

Kok bisa ?

Kalo diingat-ingat, aku malah ketawa sendiri. Soalnya pada saat itu, aku sendiri tidak tahu bagaimana format surat yang diminta, logat para petugas hostel juga sulit untuk dipahami, dan aku juga belum punya sim card. Jadi aku gak bisa nyari contoh di internet dan lain sebagainya.

Orang dari Bangladesh ini namanya Sarwar. Jadi si Sarwar ini membantuku menyusun surat permohonan itu.

Sampai kami menjadi sahabat hingga kini.

Masalah terus menimpaku hingga aku nyaris mau pulang.

Sampai saat ini pun masih ada juga yang harus saya kerjakan diluar kegiatan kampus.

Oke, ini masalah yang keempat atu yang ketiga ? Atau yang kelima ? 🤔

Ya sudahlah, baru 24 jam di India saja sudah seperti ini.

Allah terus mempersiapkanku agar bisa bertahan hidup di India lebih lama.

Dengan masalah-masalah yang bertubi-tubi, Allah berusaha menumbuhkan keberanian dan memperkokoh keimananku.

Soalnya disini ceweknya cantik-cantik 😅


Oke oke, lupakan ceweknya. Kita kmbali ke cerita.

Sampai aku mendapatkan hostel sementara, aku masih ada masalah pada pemberkasanku.

Aku sudah menghubungi Ayah untuk mengirimkan berkas-berkas original yang mereka minta.

Oh iya, sewaktu di ruang admisi, aku sudah mengecek semua berkas yang kubawa. Ketika aku periksa kembali di hostel, aku menemukan transkrip raport kelas dua belas semester satu dan dua. Itu adalah salah satu berkas yang mereka minta.

Bukan berarti berkas tersebut mucul tiba-tiba. Tetapi karena dokumennya berada di koper. Dan saat itu aku belum membuka koperku….😂😅

Yap, ini masalah yang berat, tapi pemecahannya sungguh ringan.

Habis ini aku masih mau cerita lebih banyak, kalo bisa lebih detail. Jadi sampai jumpa lagi.m..

Bersambung deh…..😅

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *